Menentukan Topik Pembicaraan Di Kencan Pertama

Menentukan Topik Pembicaraan Di Kencan Pertama

Kencan Pertama – Kegiatan berbincang santai sebenarnya telah kita latih dengan intens semenjak masih seukuran bayi mungil. Meskipun begitu, entah mengapa ketika beranjak semakin besar kita nampaknya kehilangan kemampuan untuk mengobrol lepas.

mbuat suasana menjadi canggung atau awkward. Sebetulnya sih ada banyak faktor yang menyebabkan kita sampai jadi kikuk dan serba salah kayak demikian. Paling sering kejadian tuh pas momen di mana kita sedang lunch bareng manajer, atau terlalu gugup akibat berkencan dengan gebetan pertama kali. Mendadak di kondisi itu keringat dingin bercucuran dan tingkah laku kita jadi kaku udah mirip robot.

Menentukan Topik Pembicaraan Di Kencan Pertama

Setelah mengalami kejadian di atas, kamu juga tidak perlu terlalu khawatir dan merasa minder atas tindakan tersebut. Kehabisan topik dan suasana awkward itu masih termasuk hal yang lazim dan umum kok. Bukan cuma kamu seorang yang pernah terjebak dalam situasi sulit macam begitu. Tidak dapat dipungkiri, sangatlah mengasyikan apabila kita jago menjaga tempo pembicaraan dengan lawan jenis sehingga suasana bisa jadi cair.

Lucunya, terkadang kita juga bisa kebablasan terlalu jauh sehingga niat awal ingin mencairkan suasana malah menambah situasi makin tegang dan tidak nyaman. Sebagai tuntunan singkat bagi kalian yang punya rencana buat ajak doi kencan untuk pertama kali, coba hindari beberapa topik berikut.

Hindari Pemilihan Topik Buruk Di Kencan Pertama

Hindari Pemilihan Topik Buruk Di Kencan Pertama

Orang tuh cenderung mau yang serba gampang, termasuk mencari topik mengobrol di kencan pertama. Kalo kamu mengira bahwa bahas agama atau religi bisa jadi bahan bagus buat ngobrol, mending buang jauh-jauh sekarang juga. Bukannya jadi terkesan, yang ada lawan bicaramu malah bersiap lari seribu langkah.

Bukannya tidak boleh, tapi pembahasan tentang aliran kepercayaan yang dianut itu bukan hal umum yang wajar diangkat sebagai topik. Lain cerita kalau seandainya kalian kuliah jurusan filsafat, di mana mahasiswa nya terkenal dengan pemikiran yang mendalam dan rumit. Selain keadaan khusus kayak begitu, mending jangan sesekali bawa agama ke kencan pertamamu. Kamu bisa dicap sebagai orang yang tidak sopan, karena sejatinya religi adalah hal sensitif dan bersifat personal.

Hindari Pemilihan Topik Buruk

Orang yang normal sepatutnya menghindari pencatutan nama agama atau kelompok tertentu di awal pertemuan. Memang perlu diakui sumbangsih agama atas kemajuan bidang spiritualisme umat manusia. Tapi perlu diingat juga, bahwa sejarah mencatat peristiwa kelam dan peperangan demi fanatisme agama tertentu. Esensi topik ini sangat jauh melenceng di mana kita cuma ingin saling kenal, bukan mau menyulut peperangan.

Okelah, kami paham bahwa kamu menyimpan keinginan untuk menjalin hubungan serius dengan si doi. Di kepalamu sudah terbesit banyak skenario jangka panjang dan mengawang-awang tentang kalian berdua. Tapi jangan coba-coba deh kamu nekat bahas tentang berumah tangga dan rencanamu melamar dia.

Yang bener aja bro, nge gas amat! Itu ada rem diciptakan buat apa kalo gak dipakai loh. Pernikahan memang menjadi tujuan yang realistis dan merupakan dambaan setiap jomblo. Atau bisa juga malah kamu punya pandangan berbanding terbalik 180 derajat terhadap sebuah mahligai pernikahan.

Hindari Pemilihan Topik Buruk

Mungkin saja kamu merupakan penganut aliran yang mengaggap bahwa menikah bukan sebuah hal urgent yang harus diwujudkan. Apapun itu, pokoknya tetap kamu wajib menunda untuk membicarakan hal ini di kencan pertama bersama si doi. Jangan sampai kamu membuat nya menjadi tertekan dengan perbincangan yang terlalu berat seperti itu.

Lebih parah lagi, peringatan keras bagi kamu untuk tidak nekat mencolek pembahasan tentang anak! Si doi bisa mendadak bad mood atau bahkan ilfeel dengan kesan yang ditimbulkan olehmu setelahnya. Kamu bisa dicap sebagai orang yang berpikiran pendek dan tidak bijaksana dalam menentukan arah dan tujuan hidup. Punya keturunan itu adalah suatu keputusan terbesar dalam hidup setiap manusia loh. Keadaan bisa makin tambah gawat kalo dia berpikiran negatif dan mengira kamu cuma mengincar berhubungan seks belaka.

Santai aja dulu sejenak, tidak usah terburu-buru membahas semua terlalu jauh. Nikmati saja dan biarkan hubungan kalian tumbuh dengan sehat seiring berjalannya waktu. Hiduplah di masa sekarang dan fokus dengan apa yang terjadi saat ini di depan mata kamu. Kasih doi kesempatan untuk penasaran terhadap hidup mu dan kegiatan kamu sehari-hari.